Gangguan seksual yang dialami perempuan salah satunya berupa frigiditas, hal ini menyebabkan perempuan tidak mampu mendapatkan pelayananan manfaat dari aktifitas seksual berupa kenikmatan dan kebahagiaan. Hubungan intim yang dilakukan akhirnya sebatas gugur tugas untuk memenuhi kewajiban melayani suami.
Banyak hal yang dilandasi hanya rasa wajib tanpi memperdulikan sisi rasa yang lain biasanya kurang nyaman dan menyenangkan, bahkan bisa menjadi sebuah siksaan lahir batin. Hubungan suami-istri dalam kehidupan perkawinan bukan satu-satunya hal terpenting, namun bisa dikatakan merupakan pilar penting untuk kebahagiaan kehidupan perkawinan.
Gejala Frigiditas Perempuan
Ciri perempuan yang mengalami gangguan frigid adalah selalu berusaha untuk menolak atau sama sekali tidak bergairah pada suatu rangsangan seksual yang diterima. Diam, pandangan kosong atau tidak ada respons sering dinampakkan oleh perempuan yang menggalami hal ini.
Secara fisik, perempuan frigid tidak nampak tanda-tanda perbedaan sama sekali. Jadi dalam kehidupan keseharian bisa aktifitasnya sebaliknya lincah, periang, memiliki anak banyak, dll. Bahkan sebagian perempuan ini tidak merasakan ada masalah dengan kehidupan seksual dengan pasangannya.
Penyebab timbulnya frigiditas yang terbesar dialami perempuan adalah faktor psikis. Umumnya adalah masalah psikoseksual merupakan awal mula frigiditas, sebaliknya jarang sekali penyebabnya adalah faktor medis.

